Translator

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

jadwal sholat


Masukkan Code ini K1-5EF1Y3-9
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
Masukan Link Anda disini jika Anda sudah menaruh Link saya di Blog/website anda.jika anda belum menaruh link saya di blog/website anda.saya akan hapus link anda.terimakasih

Exchange Link here!



Get your own LinkBox!

Archives

Langkah-langkah menjadi wirausaha

Rabu, 05 Agustus 2009

Berikut ini adalah sepuluh langkah yang bisa menjadi panduan tindakan kita untuk tumbuh dan berubah menjadi pribadi

dengan kemampuan wirausaha yang handal :
Langkah pertama :
Temukan Tujuan dan Dambaan Anda. (Find Your Purpose and Dream All the Time)
Sebenarnya sukses bukanlah hasil, namun adalah sebuah proses. Tiap kali kita berhasil menyelesaikan tugas atau mencapai target, segeralah membuat sasaran baru yang memberi semangat pada kita untuk mencapainya. Usahakanlah untuk memiliki target, baik harian, bulanan maupun tahunan. Bentuknya bisa berupa keinginan untuk meningkatkan penghasilan, penyelesaian tugas, atau perjalanan karir yang menanjak. Apa pun yang Anda dambakan,
semua harus berpijak pada kata kunci SMART ( Specific, Measurable, Achieveable, Reality-based, Time frame). Artinya, semua langkah yang Anda tempuh haruslah spesifik, jelas, terukur, dapat dicapai berdasarkan realitas atau kondisi apapun yang ada dan sedang kita alami saat ini.
Langkah kedua :
Jangan Pernah Berhenti Mengembangkan Diri (Never-ending Innovation)
Langkah yang kedua adalah kebiasaan untuk mengembangkan diri ( melakukan inovasi) tanpa henti. Bila cita-cita atau dambaan hidup kita merupakan bangunan utama, pengembangan diri adalah tiang utamanya. Memang, tak cukup dengan sekedar cita-cita atau impian, karena semuanya harus didukung pengembangan diri tanpa henti. Sehingga bangunan cita-cita itu kuat menghadapi segala rongrongan. Bentuk pengembangan diri bisa beragam. Misalnya, dalam semangat wirausaha kita harus mampu mengelola produk ( product management), memelihara pelanggan (customer management), menata berbagai sistem keuangan (cashflow management systems) dan sebagainya. Kreatifitas untuk mengembangkan diri bisa diterjemahkan sebagai sesuatu yang bisa diterapkan dan memberikan nilai tambah atas sumber daya yang kita miliki. Jadi untuk senantiasa dapat berinovasi kita memerlukan kecerdasan kreatif (creative intelligence). Caranya adalah dengan berlatih untuk senantiasa menurunkan gelombang otak sedemikian sehingga kita dapat mencapai kata hati (conscience) kita sebagai sumber kreativitas dan naluri wirausaha kita.
Langkah Ketiga :
Belajar, untuk Tumbuh dan Berubah
( Learn – Change and Grow )
Langkah berikutnya ini tak kalah penting bagi semangat seorang wirausahawan, yakni semangat untuk selalu belajar dan belajar. Bila dicermati, sebenarnya ada berbagai peluang dalam kehidupan ini yang menyediakan kesempatan belajar, mengalami pertumbuhan dan kemajuan. Cukup banyak rahasia dan kiat hidup yang bisa kita temukan untuk dipecahkan dan memberi kita berbagai wacana baru, yang bisa menjadi sumber inspirasi untuk mencapai apa yang selama ini didambakan dan dicita-citakan. Termasuk keberhasilan dalam membangun karir dan mencapai tahapan hidup yang lebih mapan dan nyaman. Bagi mereka yang bersedia meluaskan pandangan, selalu tersedia ruang bagi munculnya gagasan baru, juga peluang untuk melakukan perubahan dan penyempurnaan dari apa yang telah dilakukan sebelumnya. Gagasan yang muncul itulah yang kemudian akan membantu kita untuk beranjak selangkah lebih maju.
Setelah memiliki sudut pandang dan pemahaman baru akan produktifitas kerja atau langkah-langkah untuk melakukan tahapan kerja secara efektif, kita bisa melihat berbagai kekurangan dan kelemahan yang sebelumnysa pernah kita lakukan. Bagi seorang wirausahawan sejati adalah proses pembelajaran ini pasti dilakukan sepanjang perjalanan karirnya. Hasrat
untuk selalu belajar memahami berbagai hal yang baru bahkan telah menjadi bagian dari diri pribadinya untuk mengembangkan diri. Kini kita berada di era cyber dan informasi. Di masa mendatang, pasti akan terjadi berbagai wacana ilmu pengetahuan, tekn;logi, situasi dan kondisi sosial dan ekonomi yang lebih baru lagi. Ketika seorang wirausahawan berhenti untuk memperbaiki diri, saat itulah dia berhenti sebagai seorang wirausahawan yang baik.
Langkah Keempat:
Meningkatkan Kemampuan
(Accumulate Your Assets)
Sasaran akhir dari seorang wirausahawan bukanlah menjadi investor atau pemilik usaha. Target akhir para wirausahawan adalah mencapai kebebasan finansial serta mencapai apa yang dicita-citakan. Patut diingat, bila wirausahawan sebenarnya bukanlah sebuah profesi ataupun pekerjaan. Kewirausahaan atau kemampuan untuk mengelola apa saja, adalah sebuah cara yang kita lakukan untuk menjalani kehidupan sesuai dengan pilihan kita. Seorang pemilik perusahaan yang selalu sibuk bekerja belum tentu seorang wirausahawan yang sejati (true
entrepreneur). Ketika dia belum mampu menerapkan mekanisme pengelolaan pekerjaan tersebut dan menggunakan waktunya untuk meraih berbagai pengembangan baru yang bermakna, dia masih tetap menjadi seorang pekerja. Bukan pengelola (manajer). Apalagi wirausaha. Dalam salah satu kiat keuangan cerdas (smart money) misalnya, salah satu cara untuk mencapai kebebasan finansial adalah dengan memiliki kebiasaan mengakumulasikan atau menambah aset bagus kita pada balance sheet (neraca yang seimbang) sehingga menambah pemasukan ke dalam income statement kita. Salah satu cara yang mudah untuk mengawali kebiasaan ini adalah dengan menabung. Yang penting bukan berapa jumlah yang kita tabung, melainkan kesadaran bahwa setiap bulan kita berusaha untuk menjadi lebih kaya. Balance sheet pribadi kita maupun usaha yang kita miliki harus senantiasa menunjukkan penambahan aset kita.
(Drs.Djumari)
Penulis adalah Leadership
& Motivational Trainer

0 komentar:

Poskan Komentar

TV indonesia

Apa Yang Ingin Anda Cari ???

Memuat...

Music for you

Blog Widget by LinkWithin